Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan

Makna dan Manfaat Puasa Ramadhan: Menjalin Hubungan dengan Allah dan Sesama


Puasa adalah salah satu ibadah utama dalam agama Islam yang dilakukan oleh umat muslim di seluruh dunia. Puasa dilaksanakan pada bulan Ramadhan, di mana umat muslim menahan diri dari makan, minum, dan nafsu selama waktu yang telah ditentukan.

Puasa memiliki banyak manfaat, baik secara fisik maupun spiritual. Selain membantu mengatur pola makan dan memperkuat ketahanan tubuh, puasa juga membantu meningkatkan kesabaran, keteladanan, dan kepedulian sosial.

Dalam Islam, puasa diwajibkan kepada semua muslim dewasa dan sehat, kecuali bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu atau sedang dalam keadaan hamil atau menyusui. Puasa juga merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang harus dilakukan oleh setiap muslim.

Selain itu, puasa juga memiliki makna yang dalam dalam agama Islam. Dalam puasa, umat muslim diajarkan untuk mengendalikan nafsu dan hawa nafsu mereka, sehingga dapat membantu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT.

Hari ini kita akan membahas beberapa topik relevan dengan bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT.

Pertama-tama, mari kita bahas tentang makna dan tujuan dari puasa Ramadhan. Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib dalam Islam yang dilakukan selama sebulan penuh, di mana umat muslim menahan diri dari makan, minum, dan segala bentuk nafsu yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Tujuan dari puasa Ramadhan adalah untuk mengendalikan nafsu, meningkatkan kesabaran, keteladanan, dan kepedulian sosial, serta memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT.

Selanjutnya, mari kita bahas tentang kewajiban memberikan zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang mampu pada akhir bulan Ramadhan, sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kepada sesama.

Zakat fitrah juga memiliki manfaat sosial yang besar, seperti membantu kaum fakir miskin dan anak yatim, serta memperkuat solidaritas antara sesama muslim.

Selain itu, selama bulan Ramadhan, kita juga dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, seperti membaca Al-Quran, melakukan shalat tarawih, dan melakukan ibadah-ibadah lainnya.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas spiritual kita, memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT, serta membantu kita untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya.

Demikianlah sedikit ceramah singkat tentang topik-topik relevan dengan bulan Ramadhan. Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya dan menjadi lebih baik dalam beribadah serta berbuat kebaikan kepada sesama.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Tokoh Dibalik Gerakan Mencuci Tangan

gambar Ignaz Semmelweis
Beberapa bulan kebelakang khalayak publik dihebohkan dengan pandemi Corona Virus Disease 19 atau lebih akrab dikenal dengan COVID-19. Berbaga upaya telah banyak dilakukan baik oleh pemerintah maupun inisiatif dari masyarakat. Mulai dari pola interaksi dengan pembatasan jarak (Sosial Distancing) hingga kepada yang paling ekstrim yaitu isolasi. Di Malaysia saja contohnya, berdasarkan informasi yang kami dapatkan Negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia ini melarang warganya untuk keluar rumah dan akan memberikan sangsi yang tegas kepada warganya yang membandel untul tetap keluar rumah, tak nangung-nanggung pemerintah Malaysia akan memberikan sangsi denda kepada warganya yang tetap keluar rumah.

Dibalik pandemi COVID-19 ini sempat viral video gerakan mencuci tangan. Video tersebut dibuat oleh para pengguna aplikasi berbagi video TikTok yang lagi viral. Pada video gerakan mencuci tangan tersebut terlihat para aktor melakukan gerakan membersihkan tangan.

Namun dibalik semua gerakan itu, sedikit dari kita memgetahui asal mula gerakan itu serta siapa yang membuat gerakan yang sedemikian rupa itu.

Dr Ignaz Semmelweis adalah orang di balik gerakan tersebut. Pentingnya tangan yang bersih didemonstrasikan oleh dia. Bahkan ia ditunjuk untuk menjadi kepala residen disebuah klinik bersalin, ia juga mewajibkan seliruh dokter untuk mendisfeksikan menggunakan larutan kapur diklorinasi.


Inisiativ gerakan itu bukanlah tanpa alasan, berdasarkan penelitian yang dilalukan Dr Ignaz Semmelweis beli menyimpulkan virus terbawa oleh dokter dokter yang menangani penyakit kepada ibu-ibu yang melahirkan diklinik bersalin.

Sehingga yang pada awalnya angka kematian 18.27 turun menjadi 1.27 persen. Lalu pada maret dan agustus 1848 angka kematian terhadap ibu melahirkan menjadi nol persen.

6 Nilai Rupiah Terhadap Kurs Dollar Dalam Sejarah Indonesia

gambar-dollar
Perbandingan nilai mata uang suatu Negara dengan Negara lain tentulah bisa berbeda dan boleh juga tetap mempunyai nilai yang sama. Perbedaan nilai diantara Negara atau biasanya disebut dengan Kurs biasanya ditetapkan oleh Bank Sentral suatu Negara.
Indonesia sendiri memiliki masa-masa ketika Kursnya dalam keadaan kuat dan juga pernah dalam kondisi terlemah. Tentunya keadaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor , diantranya:

1. Impor

Kegiatan memasukkan barang dari suatu Negara ke Negara lain atau dari luar negeri ke dalam negeri  secara legal dapat menyebabkan perubahan terhadap nilai mata uang di antara kedua Negara. Hal itu dikarenakan kegiatan memasukkan barang ini menggunakan kurs beli sehingga menyebabkan tingginya permintaan terhadap valuta asing dan berdampak kepada melemahnya kurs local.

2. Aliran Modal Keluar

Masuknya modal baik kedalam maupun keluar suatu Negara juga mempengaruhi kurs mata uang Negara yang terlibat. Suatu Negara menamkan modal kepada Negara lain akan menyebabkan penguatan terhadap kurs mata uang Negara yang menanamkan modal, begitu juga sebaliknya.

Berangkat dari beberapa faktor-faktor yang menyebabkan naik turunnya kurs mata uang suatu Negara, selanjutnya artikel ini akan memuat kurs mata uang asing tertinggi sepanjang sejarah perjalanannya terhadap kurs mata uang Indonesia sepanjang sejarah Indonesia.

1. Rp 1 

Indonesia pernah mengalami  masa dimana kursnya berada pada nilai yang sama dengan nilai kurs mata uang Dolar AS. Kesamaan tersebut disebabkan salah satunya adalah belum dikenalnya sistem pasar bebas di Indonesia kala itu. Tepatnya masa ini berada pada masa Orde Lama.

2. Rp. 16.650

Pada masa ini menempatkan Kurs mata uang Indonesia kepada posisi terlemah dalam sejarah Indonesia, dimana nilai 16.650 rupiah Indonesia setara dengan satu dolar AS. Lonjakan ini mengakibatkan efek domino terhadap semua lini kegiatan di Indonesia hingga yang terparah bahwasanya keadaan ini menjadi salah satu faktor runtuhnya Orde Baru.

3. Rp. 15.000

Setelah sempat mengalami perbaikan dari puncak terlemah rupiah terhadap Dolar AS, Indonesia kembali mengalami masa-masa sulit dalam mata uang internasionl, dimana pada masa Presiden Abdurrahman Wahid Nilai Kurs Mata Uang dalam negeri pernah mencapai Rp.15.000 terhadap dolar AS.

4. Rp. 8000

Pada masa ini bisa dikatakan masa-masa yang cukup stabil, dimana pada masa Presiden Megawati  Soekarno Putri kisaran dolar AS terhadap Rupiah diantara Rp. 8000 hingga Rp 10.000.

5. Rp. 12.000

Presiden yang memimpin pada masa ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pelemahan Rupiah terhadap Dolar terjadi pasca krisi fiinansial,bahkan ketika krisis itu terjadi nilai mata uang Indonesia hanya berada pada kisaran Rp.9000 dan Rp. 10.000.

6. Rp. 15.825

Setelah menyelesaikan periode pertama masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan dilanjutkan dengan Periode Keduanya, Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS mencapai  Rp.15.825. Pelemahan ini tercatat pada 19 Maret 2020 tepatnya setelah empat bulan pelantikannya sebagai Presiden Indonesia. Namun pada masa ini nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan terasa bukanlah sebuah masalah besar.  Barangkali dikarenakan pada masa ini seluruh dunia dan khususnya Indonesia sedang melawan pandemic COVID-19 sehingga pelemahan nilai rupiah terhadap dolar tidak begitu mencolok dimata rakyat Indonesia

Virus Corona (COVID-19) Social Distancing

corona-virus

Corona Virus atau yang sebelumnya pertama kali akrab ditelinga dengan sebutan virus Wuhan, Salah satu provinsi di negara panda ini adalah pembawa virus corona pertama kali. setelah di telusuri bahwa ternyata virus ini berawal dari sebuah pasar hewan di Wuhan Tiongkok.

Coronavirus disease 2019 atau sebutannya sekarang yaitu COVID-19 adalah sebuah virus yang dapat menular baik sesama manusia yang terkena maupun dari hewan pembawanya. Virus memaksa Organisasi Kesehatan Dunia mendeklarasikannya sebagai sebuah pandemi korona virus tahun 2019.

Ditandai dengan suhu tubuh yang meningkat hingga 40 derajat celcius, berin dan batuk, hingga dapat berujung pada pneumonia. Virus ini sendiri memiliki masa inkubasi dalam rentang waktu 1-14 hari dengan cara penularan melalui droplet atau precikan.

Berbagai langkah telah dilakukan oleh negara-negara di dunia. mulai dari yang terparah dengan menerapkan lockdown pada daerah-daerah yang terpapar hingga lockdown pada sekala nasional.

Indonesia sendiri masih belum menerapkan Lockdown meskipun terdapat anjuran khususnya dari WHO agar Indonesia segera menyatakan Lockdown dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. Namun hingga saat ini pemerintah Indonesia masih mempertimbangkan untuk menerapkan lockdown, upaya yang masive dilakukan oleh pemerintah Indonesia saat ini adalah dengan membatasi jarak bersosial di antara setiap orang atau yang dikenal dengan Social Distance.

Dalam rangka respon cepat yang dalam upaya menekan penularan Covid-19 beberapa kepala daerah mengumumkan waktu libur bagi sekolah-sekolah selama dua minggu atau 14 hari. itu semua dilakukan bukan dengan tanpa alasan, 14 hari dirasa merupakan waktu yang sangat efektif untuk mengetahui seseorang terdampak Covid-19 atau tidak.  satu hal penting dalam mengatasi pandemi virus korona ini adalah dengan tidak panik biarkan pemerintah dengan segala alat kelengkapannya menyelesaikannya dan sebagai warga negara yang baik agar selalu memperhatikan himbawan dari pemerintah

55 Tahun Dirgahayu Indonesiaku

Beberapa waktu yang lalu disebuah media hiburan pada laman facebook sempat memposting sebuah gambar. Postingan gambar tersebut memperlihatkan sebuah bungkus plastik kemasan makanan siap saji dari sebuah perusahaan raksasa yang sudah malang melintang di Indonesia.

Pada bungkus plastik kemasan tersebut terlihat tulisan " 55 tahun dirgahayu indonesiaku". artinya bungkus plastik itu sudah ada ketika Negara Republik Indonesia berulang tahun ke-55 tahun

Pada postingan admin kali ini akan mengulas hal-hal dalam postingan foto tersebut. Tidak hanya membahas kemasan plastiknya, konsumennya bahkan saya juga akan mengulas produsen makanan siap saji ini. Tapi dalam postingan saya kali ini akan membahas lebih banyak mengenai kemasan plastiknya. 

Dalam postingan salah satu media hiburan di laman facebook itu bukanlah hal yang baru didengar ataupun dilihat bagi imaginer (sebutan bagi para pembaca blog ini :v ). Terlebih lagi bagi sobat-sobat imaginer yang tinggalnya di kost-kostan, karena pada setiap akhir bulan imaginer yang ngekost bakalan mencari benda ini. 

Yaappp bener, jawabanya adalah mie instan. mie instan adalah salah satu dari berbagai makanan yang sangat mudah di nikmati, sobat imaginer tinggal masak air panas, buka kemasannya dan tuangkan dalam wadah, masukkan bumbu-bumbunya setelah itu kalau airnya sudah panas tinggal sobat imaginer masukkan kedalam wadah yang sudah di isi dengan mie instan. ehhh kok jadi kayak artikel tutorial masak mie ya? hahaha.

Ok kita kembali ke topik permasalahan kita tadi. sama sama kita ketahui butuh waktu yang lama bagi alam untuk menguraika sampah plastik, bahkan lebih lama dari berusaha untuk ngelupain mantan hehehe.

Bumi membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk menguraikan satu sampah pelastik. tentulah waktu puluhan hingga ratusan tahun ini bukanlah waktu yang singkat. Perlu sobat imaginer tahu bahwa kebanyakan plastik-plastik itu dibuat dari minyak bumi yang dipanaskan, Suhu panas itulah yang nantinya akan mengubah molekul-molekul minyak tersebut menjadi polimer termo plastik.

Namun terdapat fakta yang lebih membuat sobat imaginer tercengang, yakni Sebenarnya alam tidak pernah membuat hal semacam proses yang sudah dijelaskan di atas sehingga tidak ada organisme dimuka bumi yang dipersiapkan untuk menangani masalah plastik ini kata Kenneth Petters dari Standford University

Wah kalau begitu yang disampaikan oleh om Kenneth artinya adalah sebuah kesia-siaan jika mengharapkan alam untuk mengatasi masalah sampah plastik ini. Jadi sebenarnya siapa orang yang paling bertanggung jawab untuk mengatasi masalah plastik ini???

Jawabannya sudah ada pada pendapat Om Kenneth tadi, "Alam tidak pernah membuat hal semacam proses di atas sehingga alam tidak dipersiapkan untuk mengatasinya", jadi jawabannya adalah sampah plastik haruslah menjadi tanggung jawab pembuatnya (yang dengan proses kimiawi bla bla bla bla). Alama tidak dapat mengatasinya karena bukan alam yang membuatnya.

Ditambah lagi dengan banyaknya makanan-makanan yang menggunakan kemasan plastik. jadi yang bertannggung jawab mengatasinya adalah pembuat plastik dan orang-orang yang mengkonsumsi makanan berkemasan plastik.

sebenarnya seberapa besarkah tanggung jawab produsen terhadap produk- produk plastik yang sudah dipasarkannya. karena sama sama sobat imaginer kethui bahwa terdapat gerakan masih yang dilakukan oleh produsen untuk memproduksi kemasan-kemasan plastik. Seharusnya perusahaan-perusahaan itu mencari solusi-solusi guna menghilangkan penggunaan plastik, atau setidaknya menguranginya.

#sampahplastiktanggungjawabprodusen
#sampahplastiktanggungjawabkonsumen
#sampahplastiktanggungjawabanakkost

 

Copyright @ 2013 101artikel.