Indonesia adalah Negara yang teletak di bagian timur dunia. Bersama dengan negara timur lainnya seperti Malaysia, Singapura. Sejak Zaman dahulu Indonesia yang lebih akrab dengan sebutan Hindia terkenal akan tutur kata yang lembut dan prilaku luhur dengan budaya ketimurannya.
Terlebih lagi masyarakat di daerah jawa yang sangat elok tutur katanya dan lembut dalam berkata-kata. Sehingga tidak jarang ketika dikait-kaitakan budaya ketimuran banyak yang lebih kenal dengan daerah jawa.
Beberapa waktu yang lalu sempat tersiar sebuah tayangan di beberapa media TV swasta Nasional. Dalam tayangan tersebut terlihat seorang wanita tak menyalami beberapa orang yang sudah mengulurkan tangan tanda hendak bersalaman dengan wanita tersebut. Sebenarnya kejadian ini bukanlah suatu hal yang luar biasa, namun berbeda halnya apabila yang melakukannya adalah seorang elit partai politik.
Kejadian itu berlangsung sangat cepat namun bukannya hanya satu orang saja yang tak disalami melainkan dua orang sesama elit partai politik. Wanita tersebut adalah Megawati Soerkarno Putri ketua Umum partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Ibu Mega tak menyalami Agus Hari Murti Yudhoyoni yang merupakan anak dari Ketua partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, dalam tayangan video tersebut tampak bahwa AHY (sebutan akrab Agus Harimurti Yudhoyono) sudah mengulurkan tangannya pertanda hendak menyalami beliau, seketika AHY langsung merpatkan kedua telapak tangannya dan mengangkatnya setinggi dada pertanda pengormatannya kepada Ketua Partai Politik itu dan duduk kembali.
Tak hanya AHY saja, Surya Paloh yang sebagai Ketua Partai Nasdem juga tidak disalami Wanita bergaun merah dengan selendang putih tersebut. Jika diperhatikan Surya Paloh sudah berdiri menandakan dirinya siap untuk bersalaman dengan ketua partai Demokrasi Perjuangan. Namun setelah Buk Mega (sapaan akrabnya) tak menyalami AHY beliau langsung menghadap peserta sidang sehingga membelakangi Ketua Partai Nasdem. Ala hasil Surya Paloh gagal menyalami Buk Mega dan duduk kembali pada kursinya.
Dari kejadian yang terjadi dengan elit-elit partai politik ketika acara pelantikan anggota Parlemen menimbulkan banyak tanda tanya, sebenarnya apa yang membuat Buk Mega tidak menyalami AHY dan Surya Paloh.
Kejadian tersebut coba dijelaskan oleh Hendrawan Supratikno (Politisi PDIP), "Biasa ya, apalagi yang disalami banyak. Jadi tidak disengaja, ketika dalam komunitas yang banyak orangnya, ada yang bisa salaman dan ada yang tidak itu biasa. Ini kan dibuat seolah-olah ada rivalitas antara PDI-P dan Nasdem."
Dari pernyataan politisi partai PDIP bisa digaris bawahi pada kata "rivalitas". Apakah kata tersebut ada kaitannya dengan kejadian yang terjadi. Jika menoleh waktu kebelakang ada berapa kejadian yang sekilas bisa kita ambil hipotesa untuk menjelaskan kejadian yang terjadi ketika pelantikan anggota parlemen.
Pasca Event Pemilu tahun 2019 Lalu, Partai yang diketuai oleh Ibuk Megawati memperoleh Kursi yang paling banyak dalam parlemen dibandingkan Partai Politik Lainnya. Tidak hanya itu, Partai yang berlambangkan Banteng ini juga merupakan partai utama pengusung Jokowidodo untuk memperoleh jabatan presiden ke dua kalinya. Sehinnga tidak bisa dipungkiri lagi keinginan untuk mendapatkan kursi kabinet juga menjadi keinginannya.
Sama halnya dengan Partai Nasdem. Partai yang diketuai oleh Surya Paloh ini juga merupakan partai pengusung Jokowidodo guna memperoleh jabatan Presiden untuk kedua kalinya. Sejak dari jauh-jauh hari Partai ini menyatakan sikap untuk mendukung Jokowidodo. Serpertinya pengaruh Partai Nasdem sangat minim untuk mendapatkan kursi kabinet, Ala Hasil Orang-orang Buk Megalah sepertinya yang akan meramaikan kursi kabinet.
Di sisi lain bisa kita ambil hipotesa mengapa Buk mega tak menyalami putra Ketua Umum Partai Demokrat adalah dikarenakan rivalitas yang sudah terjadi dengan Ketua Partai Demokrat yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Persaingan terjadi ketika Pilpres 2009 dan 2014.



