Pada postingan kali ini saya belum akan membahas tentang materi-materi yang berat tentang karya sastra novel, terlebih dahulu mundur kebelakang untuk mengenali dasar-dasar dari karya sastra novel. Harapannya dengan adanya artikel ini pembaca dapat memahami dasar-dasar sastra novel sebelum melangkah kejejang selanjutnya dalam teknis pembuatan novel seperti, apa itu elipsis, apa itu premis, tips-tips jitu lancar menulis novel.
Pengertian Novel
Novel adalah sebuah karangan prosa panjang yang memuat rangkaian cerita kehidupan seseorang serta memiliki watak, tokoh, serta alur atau yang lebih akrab kita kinal dengan unsur interinsik dan juga unsur eksterinsik. Di dalam novel juga terdapat bab-bab juga sub bab yang masing-masingnya memiliki judul yang berbeda sesuai dengan kisah yang dibangun dalam sebuah novel. Sedangkan orang yang menulis novel disebut sebagai seoang novelis.Novel sendiri berasal dari kata Novella yang memiliki arti "cerita" atau "kisah". Sejarah mencatatkan bahwa Yunani dan Romawi klasik menjadi menjadi awal dari sejarah novel. Interikasi manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungannya pada masanya digambarkan atau diceritakan pada sebuah novel. Novel juga menjadi salah satu sastra yang paling diminati di dunia. Tidak sedikit cerita pada karya sastra novel dijadikan sebagai gambaran kehidupan suatu daerah.
Seperti yang dibahas pada bab pertama bahwa pada sastra novel memiliki unsur interinsik dan unsur eksterinsik, berikut adalah unsur-unsur yang terdapat pada novel.
Unsur Novel
Unsur Interinsik
Tema
Tema adalah hal pertama dan juga menjadi salah satu bagian yang penting ketika hendak membuat sebuah sastra novel. Dengan tema, seorang penulis bisa dengan mudah atau memahami kemana ceritanya akan dibuat atau seperti apa langkah langkah kedepannya.Tokoh
Tokoh adalah pemeran yang diceritakan pada sebuah sastra. Dalam karya sastra semua hal dapat dijadikan sebuah tokoh dalam cerita tidak hanya makhluk hidup makhluk tak hidup pun bisa dijadikan sebuah tokoh.Alur
Rangkaian-rangkaian cerita yang dibangun sehingga membentuk jalan cerita desbut alur. Alur adalah salah satu unsur yang membuat sebuah cerita menjadi menarik selain beberapa hal lainnya. Sebuah cerita yang baik haruslah memiliki alur cerita yang tidak monoton dan juga mudah ditebak oleh pembaca.Gaya Bahasa
Gaya bahasa juga berhubungan dengan tokoh atau penokohan, karena dalam gaya bahasa nantinya akan menggambarkan sebuah cerita dengan menokohkan benda-benda mati yaitu dengan memberikan sifat-sifat manusia. Gaya bahasa yang penulis maksud adalah gaya bahasa personifikasi. Selain gaya bahasa personifikasi juga terdapat gaya bahasa lain yaitu Simile (Permupamaan) dan gaya bahasa hiperbola.Latar atau seting
Penggambaran sebuah cerita atau sebuah peristiwa bisa disebut dengan latar, latar juga berhubungan dengan alur atau bisa dikatakan latar itu mengikuti alur. Latar sendiri meliputi waktu, tempat dan suasana.Sudut Pandang
Penempatan diri seorang penulis dalam membuat cerita serta bagaimana pembaca melihat sebuah cerita yang digambarkan dalam tokoh-tokoh bisa disebut denga sudut pandang. Dalam Sastra hanya terdapat dua sudut pandang, yaitu:- Sudut Pandang Orang pertama
Merupakan sudut pandang yang menceritakan tokoh yang menjadi tokoh utama yang diceritakan dalam sebuat cerita. Pada sudut pandang ini dapat dikenali dengan melihat kata ganti tokoh pertama sebagai "Aku", "Saya".
- Sudut pandang orang ketiga
Dalam sudut pandang ini tokoh utama dijelaskan sebai orang yang menceritakan tokoh lainnya, dengan kata lain penulis menempatkan dirinya sebagai orang yang menceritakan para tokoh.
Amanat
Amanat adalah maksud yang diinginkan oleh penulis untuk diketahui oleh pembaca yang disampaikan pada seluruh rangkaian cerita dalam novelUnsur Eksterinsik
Selanjutnya adalah unsur ekseterinsik, yaitu:
-Biografi Pengarang dan Sejarah
-Situasi dan Kondisi
-Nilai dalam cerita

Wah bermanfaat sekali 👍
BalasHapus