Pengertian Novel, Unsur Novel

gambar buku 101artikel
Novel... Sebagian besar orang pasti pernah mendengar kata novel, novelis, fiksi, non-fiksi, atau bahkan diantar pembaca blog ini pernah mempunyai cita-cita menjadi seorang novelis terkenal. sebut saja seperti JK Rowling, Charles Dickens, George Orwel juga yang barangkali orang tua kita di rumah juga mengenalnya yaitu William Shakespeare. Menjadi seorang novelis tentunya bukanlah hal yang mudah, tapi setiap pasti bisa menjadi novelis.

Pada postingan kali ini saya belum akan membahas tentang materi-materi yang berat tentang karya sastra novel, terlebih dahulu mundur kebelakang untuk mengenali dasar-dasar dari karya sastra novel. Harapannya dengan adanya artikel ini pembaca dapat memahami dasar-dasar sastra novel sebelum melangkah kejejang selanjutnya dalam teknis pembuatan novel seperti, apa itu elipsis, apa itu premis, tips-tips jitu lancar menulis novel.

Pengertian Novel

Novel adalah sebuah karangan prosa panjang yang memuat rangkaian cerita kehidupan seseorang serta memiliki watak, tokoh, serta alur atau yang lebih akrab kita kinal dengan unsur interinsik dan juga unsur eksterinsik. Di dalam novel juga terdapat bab-bab juga sub bab yang masing-masingnya memiliki judul yang berbeda sesuai dengan kisah yang dibangun dalam sebuah novel. Sedangkan orang yang menulis novel disebut sebagai seoang novelis.

Novel sendiri berasal dari kata Novella yang memiliki arti "cerita" atau "kisah". Sejarah mencatatkan bahwa Yunani dan Romawi klasik menjadi menjadi awal dari sejarah novel. Interikasi manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungannya pada masanya digambarkan atau diceritakan pada sebuah novel. Novel juga menjadi salah satu sastra yang paling diminati di dunia. Tidak sedikit cerita pada karya sastra novel dijadikan sebagai gambaran kehidupan suatu daerah.

Seperti yang dibahas pada bab pertama bahwa pada sastra novel memiliki unsur interinsik dan unsur eksterinsik, berikut adalah unsur-unsur yang terdapat pada novel.

Unsur Novel

Unsur Interinsik

Tema

Tema adalah hal pertama dan juga menjadi salah satu bagian yang penting ketika hendak membuat sebuah sastra novel. Dengan tema, seorang penulis bisa dengan mudah atau memahami kemana ceritanya akan dibuat atau seperti apa langkah langkah kedepannya.

Tokoh

Tokoh adalah pemeran yang diceritakan pada sebuah sastra. Dalam karya sastra semua hal dapat dijadikan sebuah tokoh dalam cerita tidak hanya makhluk hidup makhluk tak hidup pun bisa dijadikan sebuah tokoh.

Alur

Rangkaian-rangkaian cerita yang dibangun sehingga membentuk jalan cerita desbut alur. Alur adalah salah satu unsur yang membuat sebuah cerita menjadi menarik selain beberapa hal lainnya. Sebuah cerita yang baik haruslah memiliki alur cerita yang tidak monoton dan juga mudah ditebak oleh pembaca.

Gaya Bahasa

Gaya bahasa juga berhubungan dengan tokoh atau penokohan, karena dalam gaya bahasa nantinya akan menggambarkan sebuah cerita dengan menokohkan benda-benda mati yaitu dengan memberikan sifat-sifat manusia. Gaya bahasa yang penulis maksud adalah gaya bahasa personifikasi. Selain gaya bahasa personifikasi juga terdapat gaya bahasa lain yaitu Simile (Permupamaan) dan gaya bahasa hiperbola.

Latar atau seting

Penggambaran sebuah cerita atau sebuah peristiwa bisa disebut dengan latar, latar juga berhubungan dengan alur atau bisa dikatakan latar itu mengikuti alur. Latar sendiri meliputi waktu, tempat dan suasana.

Sudut Pandang

Penempatan diri seorang penulis dalam membuat cerita serta bagaimana pembaca melihat sebuah cerita yang digambarkan dalam tokoh-tokoh bisa disebut denga sudut pandang. Dalam Sastra hanya terdapat dua sudut pandang, yaitu:

  • Sudut Pandang Orang pertama

Merupakan sudut pandang yang menceritakan tokoh yang menjadi tokoh utama yang diceritakan dalam sebuat cerita. Pada sudut pandang ini dapat dikenali dengan melihat kata ganti tokoh pertama sebagai "Aku", "Saya".

  • Sudut pandang orang ketiga

Dalam sudut pandang ini tokoh utama dijelaskan sebai orang yang menceritakan tokoh lainnya, dengan kata lain penulis menempatkan dirinya sebagai orang yang menceritakan para tokoh.

Amanat

Amanat adalah maksud yang diinginkan oleh penulis untuk diketahui oleh pembaca yang disampaikan pada seluruh rangkaian cerita dalam novel

Unsur Eksterinsik
Selanjutnya adalah unsur ekseterinsik, yaitu:
-Biografi Pengarang dan Sejarah
-Situasi dan Kondisi
-Nilai dalam cerita

Pengertian Menulis, Tahapan Menulis, dan Manfaat Menulis

Pengertian Menulis

Menulis adalah sebuah kata yang diimbuhi oleh sebuah awalan. awalan yang dimaksud tentunya adala awalan "me-" sehingga kata "tulis" menjadi sebuah kata kerja ketika diberi awalan. KBBI memberikan arti tulisan sebagai:

KBBI:

Tu-lis v, ber-tu-lis v ada huruf (angka dsb) yang dibuat (digurat dsb) dengan pena (pensil, cat, dsb; bersurat (yang sudah disetujui); yang ada tulisannya: piagam yang berupa tembaga;
Sedangkan secara istilah menulis memiliki arti pengungkapan suatu gagasan, pengetahuan dengan menggunakan lambing-lambang, aksara yang diperuntukan agar orang yang membacanya dapat memahami lambing-lambang, aksara tersebut ketika dituangkan kedalam sebuah media.

Menulis juga bisa dikatakan sebuah rangkaian kegiatan yang kompleks dan juga merupakan sebuah keterampilan yang melibatkan kemampuan motorik  dikarenakan kegiatan ini mecakup gerakan lengan, jari, serta yang tidak kalah penting yaitu otak.

mengkomunikasikan ide atau gagasan kepada orang lain tentu saja mungkin terhadap orang lain, sehingga keberhasalin seseorang dalam menulis bisa diukur ketika orang yang membaca bisa mengerti rangkaian kata yang dimuat dalam gagasan ketika tertuang dalam suatu media.

Sejalan dengan itu, Suparno dan Yunus juga memberikan pengertian terhadap menulis. Mereka memberi pengertian kepada "menulis" sebagai suatu aktivitas menyampaikan sebuah pesan dengan menggunakan media tulisan.

Suyitno (1993:150)

juga menambahkan pengertian dari menulis. suyitno memberikan pengertian menulis sebagai kemampuan mengungkapkan ide, pikiran, pengetahuan dan ilmu serta pengalaman hidupnya yang kesemua itu dibuat dalam bahasa tulis yang jelas, runtut, ekspresif, enak dibaca serta mudah dipahami orang lain

Tahap Mengenal Tulisan

Selanjutnya juga terdapa beberapa tahapan yang terjadi ketika seseorang baru mengenal tulisan.

  • Scribble Stage
    1. Pada tahap yang pertama ini, seseorang akan membuat pola-pola atau coretan dengan menggunakan alat tulis yangmana pola atau coretannya belum memiliki makna yang dikenali.

  • Linear Repetitive Stage
    1. Pada tahap ini seseorang cenderung lebih mengenali barisan baik itu horizontal maupun vertikal yang ada pada medianya. Pada tahap ini juga seseorang akan mengenali pengelompokan-pengelompokan aksaranya sesuai dengan medianya. contoh: kata yang panjang akan ditempatkan kepada barisan kata yang panjang daripada ditempatkan pada barisan yang pendek.

  • Random Letter Stage
    1. Tahap selanjutnya seseorang seseorang sudah dapat menuliskan bentuk coretan yang merupakan rangkaian huruf-huruf serta dapat merangkainya secara acak dengan maksud memberikan susunan terhadap kata tertentu.

  • Letter name writing
    1. Selanjutnya pada tahapan ini seseorang akan paham dengan huruf serta dengan bunyinya. satu atau beberapa huruf akan dituliskan sebagai lambang suatu kata. seperti menulis kur sebagai lambang dari kursi.

  • Transitional spelling
    1. Pada tahap ini seseorang sudah mulai paham dengan ejaan, seseorang cenderung menuliskan sesuai dengan bunyinya seperti menuliskan kata "taad" dengan maksud hendak menulis "taat", itu dikarenakan bunyinya yang hampir sama

  • Conventional spelling
    1. Pada tahap terakhi seseorang telah dapat menulis menggunakan bentuk atau simbol yang digunakan untuk mengekspresikan atau memberi makna terhadap sesuati yang ingin ia sampaikan.

    Manfaat Menulis

    Terdapat manfaat yang didapatkan melalui kegiatan menulis oleh penulis itu sendiri.
    1. Menulis itu merupakan sebuah aktivitas pengungkapan rasa, kreasi dan lain sebagaianya yang bersumber dari dalam diri sehingga orang yang menulis akan lebih dapat mengenali dirinya yang berkaitan dengan topik yang dibahas pada tulisannya.
    2. Menulis juga dapat menjadi aktivitas dalam upaya pengembangan berbagai gagasan yang dituangkan dalam tulisan.
    3. Selanjutnya menulis dapat memberikan gaya penulisan atau ciri khas penulis terhadap berbagai tulisannya yang telah dibuat maupun yang akan dibuat.
    4. Menulis akan memberikan upaya peningkatan kemampuan dalam pengaturan dan pengorganisasian 

    Tokoh Dibalik Gerakan Mencuci Tangan

    gambar Ignaz Semmelweis
    Beberapa bulan kebelakang khalayak publik dihebohkan dengan pandemi Corona Virus Disease 19 atau lebih akrab dikenal dengan COVID-19. Berbaga upaya telah banyak dilakukan baik oleh pemerintah maupun inisiatif dari masyarakat. Mulai dari pola interaksi dengan pembatasan jarak (Sosial Distancing) hingga kepada yang paling ekstrim yaitu isolasi. Di Malaysia saja contohnya, berdasarkan informasi yang kami dapatkan Negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia ini melarang warganya untuk keluar rumah dan akan memberikan sangsi yang tegas kepada warganya yang membandel untul tetap keluar rumah, tak nangung-nanggung pemerintah Malaysia akan memberikan sangsi denda kepada warganya yang tetap keluar rumah.

    Dibalik pandemi COVID-19 ini sempat viral video gerakan mencuci tangan. Video tersebut dibuat oleh para pengguna aplikasi berbagi video TikTok yang lagi viral. Pada video gerakan mencuci tangan tersebut terlihat para aktor melakukan gerakan membersihkan tangan.

    Namun dibalik semua gerakan itu, sedikit dari kita memgetahui asal mula gerakan itu serta siapa yang membuat gerakan yang sedemikian rupa itu.

    Dr Ignaz Semmelweis adalah orang di balik gerakan tersebut. Pentingnya tangan yang bersih didemonstrasikan oleh dia. Bahkan ia ditunjuk untuk menjadi kepala residen disebuah klinik bersalin, ia juga mewajibkan seliruh dokter untuk mendisfeksikan menggunakan larutan kapur diklorinasi.


    Inisiativ gerakan itu bukanlah tanpa alasan, berdasarkan penelitian yang dilalukan Dr Ignaz Semmelweis beli menyimpulkan virus terbawa oleh dokter dokter yang menangani penyakit kepada ibu-ibu yang melahirkan diklinik bersalin.

    Sehingga yang pada awalnya angka kematian 18.27 turun menjadi 1.27 persen. Lalu pada maret dan agustus 1848 angka kematian terhadap ibu melahirkan menjadi nol persen.

    6 Nilai Rupiah Terhadap Kurs Dollar Dalam Sejarah Indonesia

    gambar-dollar
    Perbandingan nilai mata uang suatu Negara dengan Negara lain tentulah bisa berbeda dan boleh juga tetap mempunyai nilai yang sama. Perbedaan nilai diantara Negara atau biasanya disebut dengan Kurs biasanya ditetapkan oleh Bank Sentral suatu Negara.
    Indonesia sendiri memiliki masa-masa ketika Kursnya dalam keadaan kuat dan juga pernah dalam kondisi terlemah. Tentunya keadaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor , diantranya:

    1. Impor

    Kegiatan memasukkan barang dari suatu Negara ke Negara lain atau dari luar negeri ke dalam negeri  secara legal dapat menyebabkan perubahan terhadap nilai mata uang di antara kedua Negara. Hal itu dikarenakan kegiatan memasukkan barang ini menggunakan kurs beli sehingga menyebabkan tingginya permintaan terhadap valuta asing dan berdampak kepada melemahnya kurs local.

    2. Aliran Modal Keluar

    Masuknya modal baik kedalam maupun keluar suatu Negara juga mempengaruhi kurs mata uang Negara yang terlibat. Suatu Negara menamkan modal kepada Negara lain akan menyebabkan penguatan terhadap kurs mata uang Negara yang menanamkan modal, begitu juga sebaliknya.

    Berangkat dari beberapa faktor-faktor yang menyebabkan naik turunnya kurs mata uang suatu Negara, selanjutnya artikel ini akan memuat kurs mata uang asing tertinggi sepanjang sejarah perjalanannya terhadap kurs mata uang Indonesia sepanjang sejarah Indonesia.

    1. Rp 1 

    Indonesia pernah mengalami  masa dimana kursnya berada pada nilai yang sama dengan nilai kurs mata uang Dolar AS. Kesamaan tersebut disebabkan salah satunya adalah belum dikenalnya sistem pasar bebas di Indonesia kala itu. Tepatnya masa ini berada pada masa Orde Lama.

    2. Rp. 16.650

    Pada masa ini menempatkan Kurs mata uang Indonesia kepada posisi terlemah dalam sejarah Indonesia, dimana nilai 16.650 rupiah Indonesia setara dengan satu dolar AS. Lonjakan ini mengakibatkan efek domino terhadap semua lini kegiatan di Indonesia hingga yang terparah bahwasanya keadaan ini menjadi salah satu faktor runtuhnya Orde Baru.

    3. Rp. 15.000

    Setelah sempat mengalami perbaikan dari puncak terlemah rupiah terhadap Dolar AS, Indonesia kembali mengalami masa-masa sulit dalam mata uang internasionl, dimana pada masa Presiden Abdurrahman Wahid Nilai Kurs Mata Uang dalam negeri pernah mencapai Rp.15.000 terhadap dolar AS.

    4. Rp. 8000

    Pada masa ini bisa dikatakan masa-masa yang cukup stabil, dimana pada masa Presiden Megawati  Soekarno Putri kisaran dolar AS terhadap Rupiah diantara Rp. 8000 hingga Rp 10.000.

    5. Rp. 12.000

    Presiden yang memimpin pada masa ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pelemahan Rupiah terhadap Dolar terjadi pasca krisi fiinansial,bahkan ketika krisis itu terjadi nilai mata uang Indonesia hanya berada pada kisaran Rp.9000 dan Rp. 10.000.

    6. Rp. 15.825

    Setelah menyelesaikan periode pertama masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan dilanjutkan dengan Periode Keduanya, Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS mencapai  Rp.15.825. Pelemahan ini tercatat pada 19 Maret 2020 tepatnya setelah empat bulan pelantikannya sebagai Presiden Indonesia. Namun pada masa ini nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan terasa bukanlah sebuah masalah besar.  Barangkali dikarenakan pada masa ini seluruh dunia dan khususnya Indonesia sedang melawan pandemic COVID-19 sehingga pelemahan nilai rupiah terhadap dolar tidak begitu mencolok dimata rakyat Indonesia

    Vaksin Corona Telah diuji Coba AS dan Tiongkok

    Gambar-Iustrasi-Laboratorium
    Ditengah kegusaran seluruh negara beserta dengan jutaan penduduk yang menempati wilayah yang dinyatakan terdapat pasien suspek COVID-19, kini beberapa negara yang diketahui mengidap pasien terbanyak yakni Tiongkok sedang mengembangkan vaksin COVID-19.

    Data yang berhasil didapatkan menyatakan bahwa dari 151 Negara total kasusnya mencapai 86.435 yang dari total seluruh kasus itu menyatakan 3.389 orang meninggal dunia. Parahnya lagi 81.000 kasus positif COVID-19 terdapat di Wilayah Cina dengan total kematian mencapai 3.200-an jiwa.

    Di Indonesia sendiri total kasus positif COVID-19 hingga saat ini mencapai 309 orang dengan pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang. DKI jakarta menjadi satu-satunya provinsi dengan jumlah positif COVID-19 di Indonesia dengan jumlah 52 orang.

    Berbagai macam upaya telah dilakukan termasuk oleh Tiongkok. Negara Tirai Bambu itu telah melakukan percbaan klinis untuk penggunaan vaksin COVID-19. Penelitian terkait pandemi COVID-19 telah dilakukan oleh team ahli tiongkok sejak 26 Januari di Wuhan. Kabarnya vaksin ini akan segera diproduksi untuk sekala masal.

    Berdasarkan kabar yang didapat, Negara adidaya Amerika Serikat Telah Uji Coba Vaksin COVID-19 terhadap manusia. Penelitian itu dilakukan di sebuah pusat penelitian di Kota Seattle Amerika Serikat. Di Amerika Sendiri jumlah kasus Corona Virus Disease 19 terdata sebanyak 1663 kasus sehingga menempatkannya pada posisi ke-8 Negara dengan kasus COVID-19 terbanyak. Pada posisi kedua setelah Tiongkok ditempati oleh Italia dengan jumlah kasus COVID-19 yang terdata sebanyak 12.462 kasus, disusul oleh negara Adidaya di kawasan timur yakni Iran dengan jumlah kasus terdaftar sebanyak 10.075 kasus. Lalu Korea Selatan menempati posisi ke-4 dengan jumlah kasus yang terdaftar sebanyak 7.869 kasus positif COVID-19.

    Cerpen tentang Lingkungan - PELE (Pemuda Peduli Lingkungan Bersih)

    gambar lingkungan

    Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang paling popular,  bukan hanya di Indonesia, namun sampai ke seluruh Negara. Tak jarang pesepakbola terkenal seperti Ronaldo maupun Pele bermula dari lapangan kecil di samping pemukiman atau bahkan perkebunan masyarakat.Bermain bola disetiap sore dan mengajak teman-teman di Lingkungan rumah untuk bermain bersama.Mengenakan kaos oblong dan celana pendek sebagai bawahan, tak jarang juga tanpa mengenakan baju kaos. Hampir sama dengan diriku, Pele kecil yang sangat mencintai sepakbola. Tidak sering aku absen dalam bermain bola di lapangan desa, ukurannya sekitar sepertiga dari lapangan bola biasa.tiang gawang dari kayu yang dipaku pada tiap sisinya menjadi prioritasku, tentunya aku tak ingin areaku bisa kebobolan. Namun, semua itu berubah, ketika sebuah mesin kuning datang dibawa oleh sebuah mobil beroda banyak. Mesin dengan roda baja yang berdiameter lebih besar dari tong drum kosong di rumah paman AC si penjual minyak tanah. Mesin kuning yang dapat berputar hingga tiga ratus enam puluh derajat, bertuliskan sebuah kata yang belum pernah aku eja ketika di kelas.Inilah kisahku, seorang anak kecil yang gagal menjadi Pele.

    Pagi ini sangatlah cerah, langit biru yang menggantung di angkasa dengan sedikit bercak putih yang mendampinginya.Serperti pagi-pagi biasanya, ibu membangunkanku dari tempat tidurku.

    “Bangun nak!!!, sudah jam 8” Raung ibu dari dapur sembari menyiapkan sarapan pagi untukku dan ayah.

    Sekolah dimulai pada pukul tujuh lewat lima belas menit, padahal waktu masih menunjukkan pukul lima tiga puluh pagi, namun ibu mengatakan kalau sudah pukul delapan pagi. seperti itu lah ibu membangunkanku di setiap pagi, waktu seakan cepat berlalu jika ibu yang membangunkanku.

    “Ia bu,” sahutku kepada ibu.
    “Bangun nak, mandi! … setelah itu langsung sarapan pagi,” sela ibu
    “Ayah masih mandi lo bu.”
    “Nggak, Ayah udah selesai tu, segera mandi!, nanti terlambat ke sekolahnya.”

    Aku langsung bergegas menuju kamar mandi, dengan membawa handuk merah yang diberikan teman kelasku sebagai hadiah ulang tahun yang ke 7 tahun beberapa bulan yang lalu.Hampir setengah Jam aku mandi, lantaran sakit perutku yang tak kunjung selesai, teringat kalau tadi malam makan mie goreng dengan sambal ekstra punya ayah.Selesai dengan kamar mandi, kusegerakan memakai seragam kebanggaanku, seragam kebanggaan pertanda cintaku terhadap tanah air.
    Nasi Goreng dengan telur mata sapi buatan ibu telah terhidang di meja makan, ayah yang telah duduk di meja makan sambil melihat-lihat surat kabar harian sembari menyeruput segelas teh panas.

    “Dio, kalau sudah selesai pakai seragamnya langsung makan di sini sama ayah,” sahut ayah dari meja makan
    “ia yah, tinggal masang dasi aja kok,” jawabku kepada ayah

    Seusai sarpan pagi, ayah mengantarkanku ke sekolah dengan motor supra  tua yang selalu setia mendampingi ayah, sekaligus bukti perjalanan cinta ayah dengan ibu. Motor tua yang dibawa ayah ketika silaturahmi ke rumah kakek waktu masih pacaran dengan ayah,tak terlupa olehku untuk menyium tangan ibu sebelum berangkat ke sekolah.

    Dua ratus meter telah berlalu dari rumahku, sampai ketika melewati lapangan tempatku biasa bermain sepakbola dengan teman-teman, aku melihat sebuah mobil panjang dengan roda yang banyak, empat belas roda kalau tidak salah. Berdiri sebuah mesin besar berwarna kuning yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Tampak disana, seorang berseragam kuning gelap beserta tiga orang dengan seragam yang sama sedang berdiri tak jauh dari mobil besar itu.
    Ayah rupanya memperhatikanku melihat tiga orang yang tak jauh dari mobil beroda banyak itu.

    “Itu Pak Penghulu dan Perangkat Penghulu di Kepenghuluan kita yo,” ujar ayah sambil menoleh kembali ke depan.

    Ditempat kami namnya adalah penghulu, sebutan lain dari Kepala Desa. Sedangkan Desa, kami sebut sebagai Kepenghuluan.

    “Ooohh, Ngapain mereka di sana yah?,” tanyaku dengan sangat penasaran kepada ayah
    “Sepertinya akan ada yang dibangun di kepenghuluan kita,” jawab ayah.

    Sekilas, rasa penasaranku sedikit terjawab, namun rasa penasaranku belum selesai sampai disana.
    Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul tujuh tepat, sekitar lima belas menit lagi gerbang sekolahku akan ditutup. Tapi itu bukan masalah yang besar, karena sekolah sudah tidak jauh lagi.Bergegas aku masuk ke dalam sekolah, tak terlupa untuk menyalami ayah yang langsung menuju ke tempat kerjanya selepas mengantarkanku ke Sekolah.

    Kring Kring Kring (Bel Sekolah pertanda jam masuk)
    “Assalamualaikum Anak-anak”
    “Waalaikumsalam Buk Guru”
    “Pada pertemuan kali ini, kita akan membahas tentang ekosistem.Kita hidup di bumi tidak hanya seorang diri, tidak hanya manusia saja.Banyak makhluk-makhluk lain yang hidup berdampingan dengan manusia dan saling ketergantungan antara keduanya.Alam menyediakan segala hal yang menjadi kebuthan manusia.” Jelas buk guru dari depan kelas
    “Coba jelaskan sedikit aktifitas anak-anak tadi pagi sebelum berangkat ke sekolah!,” Tanya buk guru kepada muridnya
    “Saya Buk Guru,” sahutku kepada buk Guru
    “coba dio jelaskan secara singkat aktifitas dio tadi pagi!,”
    “Sebelum berangkat sekolah saya mandi, setelah itu saya memakai seragam sekolah, dan selanjutnya saya sarapan bersama kedua orang tua saya buk guru.”
    “Oke terimakasih dio,”
    “Tadi pagi dio mandi, Ketika mandi kita membasuh badan pakai apa anak-anak?”
    “Air buk,” Balas anak-anak murid di dalam kelas
    “Selanjutnya dio Sarapan pagi, Nasi terbuat dari apa anak-anak?” Tanya buk guru kembali kepada murid di kelas
    “Dari Beras Buku Guru”
    “Nah, dari jawaban anak-anak ibu kita bisa  mengambil kesimpulan, bahwa kita tidak pernah terlepas dari alam dalam berkehidupan. Kita sangat bergantung kepada alama dalama memenuhi kebutuhan hidup manusia sehari-hari.Sehingga itulah yang disebut dengan ekosistem, Interaksi antara makhluk hidup di Alam.Apabila tejadi sesuatu yang salah dengan ekosistem alam bisa jadi Dio tidak akan bisa mandi ketika pagi hendak berangkat ke sekolah, ataupun dio tidak bisa sarapan ketika ingin beraktifitas.”

    Jam sekolah telah berlalu, Pelajaran-pelajaran telah kami selesaikan untuk hari itu, dan jam pulang sekolah telah tiba. Teman-temanku mulai berpegiaan pulang ke rumahnya masing-masing, ada yang sejalan denganku dan ada juga yang berlainan arah denganku.Beda hal dengan berangkat sekolah, aku di antar oleh ayah dengan motor, ketika pulang sekolah ayah tidak menjemputku lantaran ayah sedang bekerja di kantronya.

    Matahari bertengger dengan kokoh pada puncaknya, membuat bayangankan tepat berada dibawah kakiku.Lengan panjang yang aku kenakan sedikit mengurangi rasa panas yang disuguhkan matahari.Tak jarang aku berteduh di bawah pohon akasia rindang di samping kebun Pak Taher yang searah dengan rumahku.

    Tak jauh dari rumahku, tepatnya di dekat lapangan bola kaki kepenghuluan, samar-samar ku lihat kerumunan warga sedang meneriaki penghulu.

    “Kami tidak ingin lapangan ini digusur!!!,” teriak warga kepada penghulu yang begitu keras terdengar dari kejauhan.
    “Tenang … Tenang!!!,” pinta salah seorang warga kepada kerumunan warga yang lain
    “Kita mohonkan kepada pak penghulu untuk menjelaskankan kepada warga” lanjut salah seorang warga itu
    “Trimakasih sudah bisa tenang,” sahut Pak Penghulu
    “Gak usah lama-lama pak, langsung saja jelaskan, gak usah bertele-tele,” potong masyarakat dengan nada mengancam
    “Oke-Oke, Tanah ini bukanlah asset kepenghuluan, ataupun inventaris BUMKep kita.Tanah ini sudah dibeli oleh perusahaan dari seorang warga yang pernah tinggal di Kepenghuluan kita.Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan Kepenghuluan kita.Hanya saja tanah ini berada di Kepenghuluan ini.”

    Di sisi yang lain, tampak beberapa orang mengenakan helm berbentuk payung terbalik, berwarna kuning sedang berada di setiap sisi lapangan bola tempat kami bermain biasanya. Menglurukan tali dari sudut-sudut hingga membentangi setiap sisi lapangan.Mesin besar berwarna kuning telah lama menghidupkan mesinnya, seakan-akan telah siap meratakan lapangan yang tak hanya tempat kami bermain bola, namun menampung perkebunan warga kepenghuluan.
    Tidak lama setelah itu, seorang berpakaian hitam dengan mengenakan jas rapi menghampiri Pak Penghulu, mengarahkan telunjuknya pada jam tangan silver di tangan kiri, seolah menandakan tanah ini beserta isinya akan segera di luluhlantahkan.

    Ternyata benar, tak berselang lama, mesin besar dengan roda baja itu masuk kedalam lapangan, tiang gawang yang aku buat bersama teman-teman ikut hancur dilindas si Kuning besar itu. Tampak dari kejauahan, Buk Wati menangis tersedu-sedu melihat kebunya ikut rata di lindas Si Roda Baja.
    Setelah kejadian itu, tidak sedikit masyarakat hanya berdiam di dalam rumahnya saja, lapangan yang biasanya menjadi tempat berkumpul warga, tempat berkebun Buk Wati, dan juga tempatku bermain bola menggantungnkan cita-cita untuk menjadi pemain hebat seperti pele, kini telah rata dengan tanah.

    Dinding Cor tinggi kini telah melingkar mengelilingi tanah yang dahulunya lapangan tempatku bermain bola, Rangka-rangka baja telah menjulang tinggi ke langit dengan pondasi yang kokoh mengakar ke tanah.Tiga orang dengan sergam hitam lengkap dengan Hanphone berantena selalu berjaga, mengantisipasi kalau ada orang yang coba-coba memasuki area tersebut.

    Virus Corona (COVID-19) Social Distancing

    corona-virus

    Corona Virus atau yang sebelumnya pertama kali akrab ditelinga dengan sebutan virus Wuhan, Salah satu provinsi di negara panda ini adalah pembawa virus corona pertama kali. setelah di telusuri bahwa ternyata virus ini berawal dari sebuah pasar hewan di Wuhan Tiongkok.

    Coronavirus disease 2019 atau sebutannya sekarang yaitu COVID-19 adalah sebuah virus yang dapat menular baik sesama manusia yang terkena maupun dari hewan pembawanya. Virus memaksa Organisasi Kesehatan Dunia mendeklarasikannya sebagai sebuah pandemi korona virus tahun 2019.

    Ditandai dengan suhu tubuh yang meningkat hingga 40 derajat celcius, berin dan batuk, hingga dapat berujung pada pneumonia. Virus ini sendiri memiliki masa inkubasi dalam rentang waktu 1-14 hari dengan cara penularan melalui droplet atau precikan.

    Berbagai langkah telah dilakukan oleh negara-negara di dunia. mulai dari yang terparah dengan menerapkan lockdown pada daerah-daerah yang terpapar hingga lockdown pada sekala nasional.

    Indonesia sendiri masih belum menerapkan Lockdown meskipun terdapat anjuran khususnya dari WHO agar Indonesia segera menyatakan Lockdown dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. Namun hingga saat ini pemerintah Indonesia masih mempertimbangkan untuk menerapkan lockdown, upaya yang masive dilakukan oleh pemerintah Indonesia saat ini adalah dengan membatasi jarak bersosial di antara setiap orang atau yang dikenal dengan Social Distance.

    Dalam rangka respon cepat yang dalam upaya menekan penularan Covid-19 beberapa kepala daerah mengumumkan waktu libur bagi sekolah-sekolah selama dua minggu atau 14 hari. itu semua dilakukan bukan dengan tanpa alasan, 14 hari dirasa merupakan waktu yang sangat efektif untuk mengetahui seseorang terdampak Covid-19 atau tidak.  satu hal penting dalam mengatasi pandemi virus korona ini adalah dengan tidak panik biarkan pemerintah dengan segala alat kelengkapannya menyelesaikannya dan sebagai warga negara yang baik agar selalu memperhatikan himbawan dari pemerintah

    5 VIRUS MEMATIKAN dalam Sejarah

    Virus
    Gambar Ilsutrasi Virus

    1.  HIV 

    Human Immunodefiency Virus adalah sebuah virus dari ditemukannya pertama kali hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Pada virus ini objek yang diserang adalah sistem kekebalan tubuh, sehingga akan berakibat panjang terhadap kesehatan, badan akan rentan terhadap penyakit pada umumnya dan virus ini akan semakin menggerogoti tubuh.
    Beberapa sumber menyatakan orang yang terpapar virus ini dapat bertahan hingga 300 bulan .Indonesia sendiri merupakan negara dengan peringkat ketiga negara dengan penderita HIV terbanyak yaitu sebanyak 640.000 orang.

    2. SARS 

    Penyakit yang disebabkan oleh virus SARS ini muncul pertama kali pada November 2002 di sebuah daerah di Negara TAiongkok yaitu Guangdong.  Virus ini dengan cepat menyebar dengan sangat cepat melintasi negara-negara tetangga dari tiongkok seperti  Hongkong dan Vietnam . 10  persen dari seluruh penderita dinyatakan meninggal dunia. Dalam wabah ini 8.067 kasus, 776 orang dinyatakan meninggal dunia.

    3. Pandemik Flu H1N1

    Pandemik virus ini menyebabkan lebih dari 17.000 kematian terhitung sejak tahun 2009 hingga awal tahun 2010. Selanjutnya virus ini memaksa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  sebagai sebuh pandemik global yang menyerang negara-negara dunia. Virus ini sendiri lebih dikenal pada khalayak ramai sebagi flu babi dikarenakan perantaranya dari babi. Namun kiprah virus ini diakhiri pada 10 agustus 2010 dan WHO sendiri bahwa virus ini telah berkahir. 

    4. Ebola

    Virus ini dibawa oleh virus ebola yang dengan rentang masa inkubasi setelah terkena virus selama dua hingga dua puluh satu hari. Gejala-gejala terkena virus ini diantaranya adalah nyeri di bagian otot, sakit pada tenggorokan, sakit di kepala serta disertai demam dengan gejala terparah yaitu pendarahan yang dialami oleh si penderita.
    Tak berbeda jauh dengan Covid 19 penularan virus ini adalah dengan cairan tubuh dan darah monyet dan kelelawar. Afrika Barat  merupakan negara yang terkena dampak terparah oleh virus ini. 

    5. Virus Zika

    Virus ini tersebar pada siang hari oleh perantara nyamuk Aedes seperti Aedes aegypti dan Aedes Albopictus. Penamaan virus ini diambil dari sebuah hutan yang berada di Uganda yakni Hutan zika. Terdapat beberapa penyakit yakni yang paling terkenal Demam berdarah. 
    Terhitung sejak dari tahun 2007 hingga 2016 virus ini melai dinyatakan sebagai Emergency Global. Para pakar memperkirakan bahwa virus ini dapat menginfeksi tiga jutaan orang dalam kurun waktu satu tahun. Tak sampai disana, virus ini dapat  menyebabkan cacat lahir bagi yang terkena, dan lebih dari 85 negara mengkonfirmasi infeksi zika.

    55 Tahun Dirgahayu Indonesiaku

    Beberapa waktu yang lalu disebuah media hiburan pada laman facebook sempat memposting sebuah gambar. Postingan gambar tersebut memperlihatkan sebuah bungkus plastik kemasan makanan siap saji dari sebuah perusahaan raksasa yang sudah malang melintang di Indonesia.

    Pada bungkus plastik kemasan tersebut terlihat tulisan " 55 tahun dirgahayu indonesiaku". artinya bungkus plastik itu sudah ada ketika Negara Republik Indonesia berulang tahun ke-55 tahun

    Pada postingan admin kali ini akan mengulas hal-hal dalam postingan foto tersebut. Tidak hanya membahas kemasan plastiknya, konsumennya bahkan saya juga akan mengulas produsen makanan siap saji ini. Tapi dalam postingan saya kali ini akan membahas lebih banyak mengenai kemasan plastiknya. 

    Dalam postingan salah satu media hiburan di laman facebook itu bukanlah hal yang baru didengar ataupun dilihat bagi imaginer (sebutan bagi para pembaca blog ini :v ). Terlebih lagi bagi sobat-sobat imaginer yang tinggalnya di kost-kostan, karena pada setiap akhir bulan imaginer yang ngekost bakalan mencari benda ini. 

    Yaappp bener, jawabanya adalah mie instan. mie instan adalah salah satu dari berbagai makanan yang sangat mudah di nikmati, sobat imaginer tinggal masak air panas, buka kemasannya dan tuangkan dalam wadah, masukkan bumbu-bumbunya setelah itu kalau airnya sudah panas tinggal sobat imaginer masukkan kedalam wadah yang sudah di isi dengan mie instan. ehhh kok jadi kayak artikel tutorial masak mie ya? hahaha.

    Ok kita kembali ke topik permasalahan kita tadi. sama sama kita ketahui butuh waktu yang lama bagi alam untuk menguraika sampah plastik, bahkan lebih lama dari berusaha untuk ngelupain mantan hehehe.

    Bumi membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk menguraikan satu sampah pelastik. tentulah waktu puluhan hingga ratusan tahun ini bukanlah waktu yang singkat. Perlu sobat imaginer tahu bahwa kebanyakan plastik-plastik itu dibuat dari minyak bumi yang dipanaskan, Suhu panas itulah yang nantinya akan mengubah molekul-molekul minyak tersebut menjadi polimer termo plastik.

    Namun terdapat fakta yang lebih membuat sobat imaginer tercengang, yakni Sebenarnya alam tidak pernah membuat hal semacam proses yang sudah dijelaskan di atas sehingga tidak ada organisme dimuka bumi yang dipersiapkan untuk menangani masalah plastik ini kata Kenneth Petters dari Standford University

    Wah kalau begitu yang disampaikan oleh om Kenneth artinya adalah sebuah kesia-siaan jika mengharapkan alam untuk mengatasi masalah sampah plastik ini. Jadi sebenarnya siapa orang yang paling bertanggung jawab untuk mengatasi masalah plastik ini???

    Jawabannya sudah ada pada pendapat Om Kenneth tadi, "Alam tidak pernah membuat hal semacam proses di atas sehingga alam tidak dipersiapkan untuk mengatasinya", jadi jawabannya adalah sampah plastik haruslah menjadi tanggung jawab pembuatnya (yang dengan proses kimiawi bla bla bla bla). Alama tidak dapat mengatasinya karena bukan alam yang membuatnya.

    Ditambah lagi dengan banyaknya makanan-makanan yang menggunakan kemasan plastik. jadi yang bertannggung jawab mengatasinya adalah pembuat plastik dan orang-orang yang mengkonsumsi makanan berkemasan plastik.

    sebenarnya seberapa besarkah tanggung jawab produsen terhadap produk- produk plastik yang sudah dipasarkannya. karena sama sama sobat imaginer kethui bahwa terdapat gerakan masih yang dilakukan oleh produsen untuk memproduksi kemasan-kemasan plastik. Seharusnya perusahaan-perusahaan itu mencari solusi-solusi guna menghilangkan penggunaan plastik, atau setidaknya menguranginya.

    #sampahplastiktanggungjawabprodusen
    #sampahplastiktanggungjawabkonsumen
    #sampahplastiktanggungjawabanakkost

    Kasih Tak Terhingga Bagai Deras Hujan Yang Tak Kunjung Reda


    Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia.

    Begitulah yang digambarkan seorang SM Mochtar dalam lagunya yang berjudul Kasih Ibu. Bagaimana seorang ibu tak pernah mengahrapkan balasan dari anaknya.

    Kasih dan sayangnya selalu mengalir kepada buah hatinya, Manis getir kehidupan dirasakan demi melihat anaknya bahagia. 

    Disuatu sore yang dingin di perempatan jalan yang menghubungkan jl soekarno hata dengan HR. Sobrantas terlihat seorang ibu dengan anaknya. Langit yang gelap menandakan bahwa ia tak sanggup menahan isinya, rintik-rintik hujan mulai berjatuhan secara merata. Dibawa oleh angin Utara menuju ke selatan.

    Suhu dingin menyelimuti seluruh rungan, menjamah inci demi inci bagian tibuh yang tak terbalut oleh pakaian. 

    Terlihat seorang wanita membawa sebuah keranjang yang berisikan tisu dan kain kuning (seperti lap mobil). Menyusul dibelakangnya seorang anak mengenakan celana putih dan memakai jaket berwarna kuning. Berteduh di sebuah warung makan yang sama dengan tempatku berteduh.

    Lalu dia mempersilahkan anak kecil itu untuk duduk di sebuah kursi yang jauh dari tempat saya duduk. Dalam derasnya guyuran hujan, sang wanita melangkah pergi dari sang anak. Tak tau kemana wanita pergi, tapi beberapa menit setelahnya wanita bertopi merah itu kembali lagi dengan membawa sebungkus roti harga seribuan. 

    Dia mengangkat tangan memanggil anak kecil yang sudah berpindah dari posisi sebelumnya. Memberikan sebungkus roti kepada sang anak lalu mencium kening anak berjaket kuning tersebut. Cium hangat yang meyakinkanku bahwa itu adalah anaknya.

    Sang anak tersenyum melihat kedatangan Ibunya yang membawakannya sebungkus roti coklat. Lalu wanita bercelana putih itu membukakan bungkus roti dan memberikannya kepada anaknya. Sang anak yang tak langsung memakannya meletakkannya roti di pipi dan tersenyum merasakan lembutnya roti, selang beberapa waktu barulah anak itu memakannya.

    Selesai dengan roti yg dibawanya, wanita itu duduk dan mengeluarkan sebuah tumpukan kertas dan menaruhnya di atas meja. Memanggil anaknya dan mengeluarkan sebuah kotak pensil untuk digunakan oleh anaknya. 

    Hujan semakin deras, suhu udarapun semakin dingin. Memaksa kendaraan tak beratap untuk berhenti dan menepi mencari tempat yang teduh. Mobil-mobil berlalu langan seakan tak menghiraukan guyuran hujan yang semakin lebat. 

    Ibu dan sang anak mulai sibuk dengan kegiatannya. Tanpa menghiraukan debur air hujan yang jatuh ke atap membisingkan telinga. 

    "Dek!. Dek! Dek!" Terdengat suara lirih memanggilku di tengah gemerciknya hujan, membuatku menoleh kiri dan kanan mencari sumber suara. Ternyata suara itu berasal dari wanita yang sedang sibuk bersama anaknya tadi.

    Sentak aku mendekat kepada ibu dan anaknya lantaran sulit bercakap di tengah derasnya hujan yang berisik mengalahkan suara kami. 

    "Kenapa buk?..." tanyaku kepada sang ibu

    "Dek tau gak kepanjangan dari SISKAMLING?..."

    "Oohh siskamling... Sistem Keamanan Lingkungan buk", jawabku kepada sang ibu

    Dalam fikirku, ternyata ibu ini sedang mengajarkan dan membantu anaknya mengerjakan tugas sekolah. 

    Tanpa fikir panjang segera aku tanyakan kepada sang ibu 

    "Anaknya kelas berapa buk?"

    "Kelas tiga SD dek" jelas ibuk itu kepadaku

    "SD mana buk?" Tanyaku kembali kepada wanita itu

    "SD di belakang dek" potongnya sambil menunjuk ke belakang toko tempat kami singgah

    Takut mengganggu sang ibu dengan anaknya, lantas aku segera kembali pada kursiku semula.

    Lampu toko mulai hidup, menerangi kegelapan dan menandakan waktu siang hendak berganti malam. Hujan tak kunjung reda memkasa aku untuk tetap bertahan dalam naungan atap toko.

    Pekanbaru, 13 Oktober 2019

     

    Copyright @ 2013 101artikel.